Wattimena Soroti Sampah di Sungai Waitomu, Ajak Warga Selamatkan Teluk Ambon

  • Administrator
  • Senin, 23 Februari 2026 17:09
  • 9 Lihat
  • RAGAM

Ambon, CM- Tumpukan sampah kembali memenuhi jaring penahan sampah di Sungai Waitomu yang terpasang di dekat Kantor Dinas PUPR Provinsi Maluku. Kondisi ini menjadi sorotan serius Pemerintah Kota Ambon.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyampaikan langsung keprihatinannya melalui akun Facebook pribadinya, Senin (23/02/2026). Dalam unggahannya, ia memperlihatkan kondisi sampah yang menumpuk dan harus diangkat setiap dua hari sekali, terutama setelah hujan mengguyur Kota Ambon.

“Setiap dua hari sekali diangkat dan lihat betapa banyaknya sampah yang terjaring setelah turun hujan. Sampah keluar dari got-got dan bermuara di sungai,” tulisnya.

Menurut Wattimena, jaring penahan sampah tersebut dipasang sebagai langkah antisipasi agar limbah tidak langsung mengalir ke laut. Namun, volume sampah yang terjaring menunjukkan masih adanya kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan.

Ia mengingatkan, apabila sampah tersebut tidak tertahan, maka akan bermuara langsung ke Teluk Ambon yang merupakan ikon dan kebanggaan masyarakat Maluku. Pencemaran di kawasan teluk tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga mengancam ekosistem laut, sektor perikanan, hingga potensi pariwisata.

Melalui unggahannya, Wattimena mengajak seluruh warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Ia menegaskan bahwa menjaga Ambon tetap bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama.

“Mari katong sama-sama pastikan membuang sampah pada tempatnya. Jang buang di sungai, kali, got dan sembarang tempat. Kalau bukan katong, mau harap sapa lai? Kalau bukan sekarang, mau tunggu apa tempo lai?” tulisnya.

Seruan tersebut ditutup dengan semangat kebersamaan khas Ambon: “Beta Par Ambon… Ambon Par Samua.”

Pemerintah Kota Ambon pun berkomitmen terus memperkuat edukasi, pengawasan, serta langkah-langkah preventif lainnya guna menekan persoalan sampah dan menjaga kelestarian lingkungan kota.( CM/ML)

Komentar

0 Komentar